Apa itu Nameserver? Ini Pengertian dan Fungsinya

By | May 21, 2022
bayar bpjs lewat atm bca,cara bayar bpjs kesehatan bri mobile,cara bayar bpjs bni mobile banking,cara bayar bpjs kesehatan bni,kode bayar bpjs kesehatan bca,cara bayar bpjs kesehatan mandiri,cara bayar bpjs kesehatan online,biaya admin bayar bpjs di alfamart

Apa itu nameserver?

nameserver  atau sering disebut dengan NS. Namun, sebagian pembaca mungkin masih asing dengan apa itu nameserver, karena biasanya mereka hanya mendengarnya saja tanpa mengetahui secara jelas arti dan fungsinya, meski tidak bisa dipungkiri ada juga yang menggunakannya.

Daftar Isi  menunjukkan

 

Memahami Nameserver

Apa itu nameserver, ini definisi dan fungsinya

Nameserver adalah database atau server dan berisi nama domain dan alamat IP. Namesever (NS) umumnya memiliki lebih dari satu server. Misalnya NS 1, NS 2, NS 3 dan seterusnya dan sering disebut dengan DNSI Clustered Load Balancing DNS. DNS sendiri merupakan singkatan dari Domain Name System.

Baca juga:  Apa Itu DNS, Fungsinya dan Propagasi Penggunaannya

DNS berperan sebagai alat penerjemah domain menjadi Internet Protocol atau IP. Contoh sederhananya adalah ketika mengetik alamat website, misalnya https://www.facebook.com di browser, DNS akan otomatis menggantinya dengan 157.2407.35. Susunan angka ini disebut IP atau Internet Protocol.

Artinya dengan adanya DNS akan memudahkan pengguna internet untuk membuka website tanpa harus menghafal IP. Misalnya, jika Anda ingin membuka Facebook, Anda tidak perlu mengingat IP Anda dan menuliskannya di browser, tetapi cukup ketik https://www.facebook.com.

Baca juga:  10 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih Server Database

Kegiatan untuk mengetahui alamat domain dan alamat IP yang terdapat pada nameserver ini disebut dengan nameserver check. Selain itu, harus dipahami juga bahwa nameserver juga dapat diakses dan dijangkau dari luar karena memiliki perangkat yang disebut Database Root Domain.

Istilah selanjutnya yang juga perlu diketahui dan dipahami adalah Fail Over NS, yang menyiratkan permintaan berlebihan untuk sebuah  Nameserver  . Kondisi ini dapat menyebabkan trafik server DNS overload dan komputer server down.

Untuk itulah tugas tersebut dilakukan oleh NS 2 yang berperan sebagai backup atau pencadangan agar sistem tetap berjalan dengan lancar.

Fungsi server nama

Server

Elemen terpenting dalam layanan hosting web apa pun adalah NS dan DNS. Keduanya merupakan satu kesatuan yang memiliki fungsi utama membentuk sebuah situs atau website secara stabil dan lancar, tanpa menimbulkan kesulitan bagi pengguna internet untuk mengunjungi atau membuka situs dan website di browser.

Semakin baik kinerja nameserver checker, semakin nyaman pengguna internet untuk mengakses sebuah situs dan website.

Fungsi NS selanjutnya adalah untuk mengidentifikasi pengguna komputer dalam jaringan yang terhubung. Setiap perangkat komputer yang telah terhubung dengan jaringan internet selalu memiliki IP yang berbeda-beda.

Tujuan dari identifikasi ini adalah untuk menciptakan sistem keamanan yang lebih baik. Misalnya, ketika Anda ingin membuka akun media sosial seperti Facebook di perangkat komputer yang tidak sama atau bukan komputer yang biasa Anda gunakan, sistem akan secara otomatis memberikan informasi atau notifikasi terkait kondisi ini.

Selain itu, jika tidak dilengkapi dengan  nameserver  dan DNS, komputer dan perangkat sejenis lainnya seperti smartphone tidak akan dapat membaca alamat situs yang diketik dan ditulis ke dalam web browser.

Perangkat hanya dapat menemukan situs web jika telah berhasil menjalani proses identifikasi alamat IP situs web tersebut.

Oleh karena itu, jika sebuah komputer tidak memiliki NS dan DNS, tentu pengguna akan repot karena harus menghafal semua alamat IP di setiap situs dan website yang ingin dibuka. Apalagi mengingat jumlah website yang mencapai puluhan juta alamat, belum termasuk alamat link.

8 Penyebab Server Down

Baca juga:  8 Penyebab Server Down

Terkait dengan penggunaan email. NS dan DNS juga memiliki fungsi yang sangat penting, terutama terkait dengan kinerja mail server. Misalnya ketika mail server sedang menerima maka forwarding atau penerusan sebuah email. DNS akan menunjukkan perannya sebagai media pendataan berbagai jenis email yang sedang menjalankan aktivitasnya.

Baik itu email keluar maupun email masuk, DNS akan menjadi pengawas dan pemeriksa Nameserver yang akan selalu melihat, mengawasi dan mencatat berbagai aktivitas dan menyimpannya dalam data.

Di luar itu, NS dan DNS juga dapat menjalankan fungsinya sebagai alat untuk melihat dan mencari data yang terdapat dalam cache. Sehingga ketika pengguna komputer ingin membuka situs atau website yang sebelumnya telah diakses, menjadi lebih mudah untuk dilakukan dengan mencari data di cache.

Dengan metode ini, beban kerja DNS lebih ringan dan tidak membebani kinerja komputer. Prosesnya juga lebih cepat karena semua data yang dibutuhkan sudah tersedia. Hal ini sangat berbeda dengan mencari informasi alamat situs melalui host dan domain karena prosesnya lebih lama.

Terakhir, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, NS dan DNS bertugas memberikan alamat IP untuk setiap host yang terhubung ke jaringan internet. Host merupakan pusat dari setiap pengembang website dimana setiap website menggunakan host tersebut agar dapat diakses dan dibuka oleh pengguna internet.

Kesimpulan

Pada hakekatnya keberadaan  nameserver   dan DNS ditujukan untuk memberikan berbagai kemudahan bagi pengguna komputer dan internet untuk melakukan berbagai macam aktivitas secara online. Misalnya saat Anda browsing, mengirim atau menerima email, chatting, transaksi belanja online, dan masih banyak lagi.