bagaimana perpanjang stnk 5 tahunan tanpa bawa kendaraan - Mangihin.com

bagaimana perpanjang stnk 5 tahunan tanpa bawa kendaraan

Cara perpanjang stnk 5 tahunan tanpa bawa kendaraan

Trik bayar pajak kendaraan 5 tahunan jarak jauh, motor di luar kota lunas pajaknya.

Kesempatan buat bikers yang merantau, apalagi yang belum bayar pajak kendaraan.

Jangan menunggak pajak kendaraan, kini layanannya semakin dipermudah.

Setiap pemilik kendaraan wajib membayar pajak kendaraan tahunan dan 5 tahunan.

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib untuk melakukan pembaruan admisnistrasi atau membayar pajak tahunan.

Untuk pajak kendaraan 5 tahunan sekaligus perpanjangan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB).

Pertanyaannya, gimana caranya bayar pajak kendaraan semisal motor ada di luar kota atau daerah?

Terlebih perlu cek fisik kendaraan kalau mau bayar pajak 5 tahunan.

Ternyata, Samsat bisa memberikan bantuan untuk cek fisik kendaraan.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Surakarta, Nandika Wahyu Candra.

“Pajak lima tahunan kendaraan yang berada di luar daerah masih bisa dilakukan,” buka Nandika dikutip dari Kompas.com.

“tapi dengan cek fisik bantuan, masih bisa diurus dengan bantuan dari Samsat,” tuturnya.

Pajak satu tahunan dilakukan sesuai dengan masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dengan membayar pajak tahunan, masa berlaku STNK juga akan diperpanjang selama satu tahun.

Kemudian, setiap lima tahun sekali akan ada perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang akan disertai dengan penggantian Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) baru.

Sebagai pemilik kendaraan, jangan lupa untuk membayar pajak setiap tahun dan mengganti plat nomor kendaraan setiap 5 tahun. Meskipun kamu membawa kendaraan ke daerah lain, kamu tetap bisa mengganti plat nomornya tanpa membawa kendaraan ke tempat asalnya.

Gerai Samsat keliling ini juga hanya melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan. Sedangkan untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) dan ganti plat nomor kendaraan harus datang langsung ke kantor Samsat.

Nantinya dokumen cek fisik bantuan akan dikirimkan beserta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), STNK, dan KTP pemilik kendaraan yang bersangkutan.

Setelah mendapatkan cek fisik dari Samsat yang dituju, wajib pajak tetap harus melanjutkan proses pajak di kantor Samsat seperti biasanya

Bantuan yang dapat diberikan Samsat hanya untuk cek fisik kendaraan.

Selanjutnya wajib pajak akan menyerahkan berkas ke bagian fiskal, setelah pengecekan selesai wajib pajak dapat langsung melakukan pembayaran.

Berbeda dengan pembayaran pajak satu tahunan yang dapat dilakukan secara online, membayar pajak lima tahunan harus datang ke kantor Samsat induk setiap daerah.

Proses ini harus menyertakan kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya. Bagaimana jika kendaraan berada di luar daerah sedangkan sudah waktunya untuk bayar pajak?

Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Surakarta Nandika Wahyu Candra menjelaskan, jika kendaraan di luar daerah, pajak lima tahunan masih bisa dilakukan. Akan tetapi, harus ada syarat bukti cek fisik kendaraan yang bersangkutan.

“Pajak lima tahunan kendaraan yang berada di luar daerah masih bisa dilakukan, tapi dengan cek fisik bantuan, masih bisa diurus dengan bantuan dari Samsat,” kata Nandika kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Untuk cek fisik bantuan, Nandika menjelaskan, daripada membawa kendaraan dari luar daerah yang membutuhkan waktu dan biaya yang banyak, wajib pajak bisa memohon ke Samsat untuk diberikan cek fisik bantuan.

Nantinya dokumen cek fisik bantuan akan dikirimkan beserta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), STNK, dan KTP pemilik kendaraan yang bersangkutan.

Tidak bisa melakukan pajak lima tahunan tanpa cek fisik kendaraan, maka solusi ini bisa digunakan.

Pembayaran yang dilakukan meliputi administrasi STNK sebesar Rp 100.000 untuk roda dua dan Rp 200.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Selain administrasi STNK, wajib pajak juga harus membayar penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sebesar Rp 60.000 untuk roda dua dan Rp 100.000 untuk kendaraan roda empat atau lebih.