Bedanya kartu kredit dan debit Yang Benar

By | August 21, 2021
contoh laporan laba rugi single step,format laporan laba rugi,bentuk laporan laba rugi,contoh laporan laba rugi perusahaan dagang lengkap,cara membuat laporan laba rugi,fungsi laporan laba rugi,contoh soal biaya operasional,contoh beban non operasional

Debit dan kredit adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia akuntansi dan keuangan. Perbedaan debit dan kredit paling umum yaitu jika debit diartikan sebagai pertambahan uang, sementara kredit diartikan sebagai pengeluaran uang dalam proses transaksi.

Perbedaan kartu debit dan kredit dari bentuk fisiknya

Perbedaan pertama adalah bentuk fisik kartu debit dan kredit. Ada beberapa ciri secara visual yang biasanya akan langsung dikenali para pengguna kedua kartu tersebut.

Kartu debit

Berikut ini ciri-ciri kartu debit.

  1. Kartu debit memiliki logo internasional biasanya Visa atau MasterCard.
  2. Terdapat nama bank dan logo bank penerbit di bagian depan dan/atau belakang kartu.
  3. Terdapat sederet nomor kartu yang menjadi identitas kartu dan informasi pribadi pemilik kartu yang tercatat di bank.
  4. Terdapat informasi mengenai masa berlaku kartu.
  5. Pada bagian depan kartu, terdapat nama pemilik atau pemegang kartu sesuai identitas resmi di KTP/SIM/Paspor.
  6. Nomor identifikasi bank penerbit.
  7. Hologram atau gambar tiga dimensi untuk MasterCard, Visa, Astra Card, dan BCA Card.

Kartu kredit

Berikut ini ciri-ciri kartu kredit.

  1. Nama bank penerbit di bagian atas kartu kredit.
  2. Chip untuk kartu kredit yang diterapkan sejak 2005 dan berisi data serta informasi nasabah atau pemilik kartu kredit.
  3. Nomor kartu kredit biasanya terdiri atas 16 digit nomor. Empat digit pertama mengindikasikan jenis kartu dan jaringan pembayaran internasional.
  4.  Nama pemegang kartu tertera pada kartu kredit dan sesuai dengan identitas asli pemilik yang tercantum pada KTP/SIM/Paspor.
  5. Masa berlaku kartu atau Valid Thru terdiri atas bulan dan tahun dari 2, 3, atau 5 tahun.
  6. Logo jaringan pembayaran internasional biasanya VISA atau MasterCard.
  7. Pita magnetik sebagai fitur menyimpan data nasabah.
  8. Kotak tanda tangan sebagai bukti kamu pemilik resmi kartu kredit.
  9. Nomor pengaman kartu atau Card Verification Value (CVV) yang terdiri atas 3 digit nomor verifikasi.
  10. Informasi bank penerbit kartu di bagian belakang kartu sebagai informasi tambahan.
  11. Hologram berlogo jaringan pembayaran.

Cara membedakan kartu kredit dan debit dari pembuatannya

Selain perbedaan fisik kartu kredit dan kartu debit, terdapat hal lain yang membuat tiap-tiap kartu ini berbeda. Salah satunya adalah cara membuat atau cara mengajukannya.

Kartu debit

Sementara, pengajuan kartu debit lebih mudah dari kartu kredit karena ada beberapa bank yang sudah menawarkan pembukaan rekening online.

Untuk cara mengajukan kartu debit, berikut ini caranya.

  1. Datang ke bank atau melakukan pembukaan rekening secara online.
  2. Ambil nomor antrean untuk pembukaan rekening kalau datang ke kantor cabang.
  3. Lengkapi formulir dan dokumen yang dibutuhkan.
  4. Siapkan setoran awal yang berkisar Rp100 ribu-Rp500 ribu.
  5. Setelah itu, kartu debit siap digunakan di mesin ATM atau EDC.

Kartu kredit

Untuk membuat kartu kredit, nasabah harus melewati beberapa tahap, termasuk survei.

  1. Mengajukan ke pihak bank untuk membuat kartu kredit.
  2. Melampirkan dokumen dan data yang dibutuhkan.
  3. Pihak bank akan melakukan survei atas kondisi keuangan.
  4. Survei pemasukan bulanan, jumlah utang pribadi, dan riwayat pembayaran cicilan.
  5. Pertimbangan lain, seperti gaji dinilai kurang memadai untuk memiliki kartu kredit.

Cara membedakan kartu kredit dan debit dari penggunaannya

Sama-sama produk bank, penggunaan tiap-tiap kartu ini tidak sama. Cara penggunaan ini menjadi pelengkap perbedaan kartu debit dan kredit.

Kartu debit

  1. Pengguna harus memiliki rekening tabungan pribadi terlebih dahulu di bank penerbit.
  2. Kartu akan langsung diberikan pada pengguna sesaat setelah mengajukan pembuatan rekening.
  3. Pembayaran akan langsung memotong saldo pada rekening tabungan dengan batas transaksi sesuai dengan jumlah saldo dalam rekening.
  4. Penarikan tunai tidak akan dikenakan biaya tambahan asalkan penarikan dilakukan di ATM milik bank penerbit. Sedangkan jika penarikan dilakukan di bank bukan milik penerbit akan dikenakan biaya dengan jumlah tertentu.

Kartu kredit

  1. Calon pengguna harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan bank sebelum mendapatkan kartu kredit.
  2. Pengajuan disetujui atau tidak tergantung pada penghasilan, riwayat kredit, formulir yang dilengkapi, dan lain sebagainya.
  3. Pengguna tidak butuh saldo tabungan, namun memiliki limit dana transaksi. Tiap jenis kartu kredit memiliki besaran limit yang berbeda-beda.
  4. Pengguna akan mendapatkan tagihan per bulan yang harus dibayarkan setelah menggunakan kartu kredit. Pembayaran dapat dilakukan dengan cara dicicil maupun langsung lunas.
  5. Pengguna akan dikenakan biaya saat melakukan tarik tunai dengan kartu kredit.

Cara membedakan kartu kredit dan debit dari biayanya

Berikut ini biaya-biaya yang dikenakan pada tiap-tiap kartu. Biaya ini menjadi pelengkap perbedaan fisik kartu kredit dan kartu debit.

Kartu debit

Biaya-biaya yang terdapat pada kartu debit, yaitu:

  1. Biaya administrasi saldo rata-rata bulanan
  2. Biaya penarikan di ATM berbeda
  3. Biaya transfer ke rekening beda bank
  4. Biaya penggantian kartu rusak atau hilang
  5. Biaya penutupan rekening

Kartu kredit

Biaya-biaya yang terdapat pada kartu kredit, yaitu:

  1. Biaya administrasi tahunan
  2. Biaya materai
  3. Biaya keterlambatan
  4. Biaya bunga
  5. Biaya kelebihan pemakaian (over limit)
  6. Biaya tarik tunai
  7. Biaya konversi mata uang asing
  8. Biaya salinan dan cetak tagihan bulanan
  9. Biaya penggantian kartu hilang atau rusak
  10. Biaya pembatalan cicilan
  11. Biaya pengembalian cek/giro
  12. Biaya tagihan auto-payment
  13. Biaya tukar reward points
  14. Biaya notifikasi
  15. Biaya administrasi lainnya seperti penutupan kartu kredit.

Kelebihan kartu kredit

Berikut sederet keunggulan kartu kredit yang menguntungkan penggunanya.

  1. Banyak promo dan diskon di berbagai merchant yang bekerja sama.
  2. Terdapat reward atas penggunaan kartu kredit yang dihitung berdasarkan akumulasi transaksi.
  3. Memudahkan berbelanja di luar negeri termasuk belanja online.
  4. Asal bijak, kehadiran kartu kredit mengatur keuangan kamu lebih baik. Selama pembayarannya gak pernah telat.
  5. Menyediakan dana yang dibutuhkan saat terdesak.

Kekurangan kartu kredit

Berikut ini beberapa kekurangan kartu kredit yang perlu diketahui sebelum mengajukannya.

  1. Setiap transaksi dikenakan bunga, semakin besar transaksi berdampak pada semakin besar bunga yang harus dibayar.
  2. Ada batas waktu pembayaran.
  3. Ada limit transaksi.
  4. Tarik tunai dikenakan bunga dan ada limit tarik tunai.

Kelebihan dan kekurangan kartu debit

Bagi yang sudah akrab menggunakan kartu debit atau kartu ATM, pasti tahu apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan kartu debit

Berikut ini sederet keunggulan kartu debit sebagai pelengkap informasi seputar perbedaan fisik kartu kredit dan kartu debit.

  1. Tidak ada bunga atau denda karena penarikan atau pembayaran dilakukan dari tabungan kamu di bank.
  2. Tarik tunai lebih gampang karena gak ada biaya tambahan selama dilakukan di ATM dengan bank yang sama.
  3. Bebas dari cicilan bulanan karena kamu gak pakai uang bank, melainkan tabungan kamu.
  4. Bebas biaya transaksi.

Kekurangan kartu debit

Penggunaan kartu debit juga bisa lebih bahaya. Berikut hal yang menjadi kekurangan kartu debit sebagai tambahan pengetahuan kita tentang perbedaan fisik kartu kredit dan kartu debit:

  1. Transaksi terbatas pada saldo.
  2. Promo yang disediakan terbatas.
  3. Rawan kejahatan, terutama di mesin ATM di mana nomor kartu debit dan PIN bisa disalahgunakan.