Latar Belakang, Proses dan Berakhirnya Perang Dunia 1

By | October 1, 2022

Mangihin.com is a website that provides useful information, please share if there is interesting information that can help you. Thank you

LATAR BELAKANG

Latar belakang terjadinya Perang Dunia 1 dapat dikelompokannya menjadi sebab umum dan sebab khusus.

Sebab umum

Secara umum, meletusnya Perang Dunia 1 disebabkan oleh beberapa faktor antara lain berkembangnya industrialisasi, dan perkembangan militer di negara-negara Eropa. Sejak meletusnya revolusi industri di Inggris, beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Perancis, Rusia, Italia, Belanda, dan Austria-Hongaria, ikut berlomba-lomba dalam mengembangkan industri mereka. Oleh sebab itulah persaingan antar negara-negara industri Eropa meningkat. Mereka bersaing dalam memperebutkan sumber bahan baku, daerah pemasaran, dan tempat untuk menanamkan kelebihan modal di negara-negara jajahan. Oleh karena itu, negara-negara jajahan merupakan barang rebutan. Negara-negara Eropa menjalankan imperialisme modern di seluruh dunia untuk bersaing dengan memperluas wilayah jajahan mereka. 

Persaingan dalam memperluas wilayah jajahan akibat dari berkembangnya industrialisasi di negera-negara Eropa menimbulkan ketegangan yang diikuti dengan pembangunan militer secara besar-besaran. Satu per satu negara-negara Eropa memperkuat diri dengan peralatan militer yang canggih serta mengenakan wajib militer kepada rakyatnya. Sejak saat itu, timbulah perlombaan senjata, baik dalam segi jumlah maupun kualitas. 

Bersamaan perkembangan pembangunan militer, negara-negara Eropa juga membentuk sistem aliansi atau persekutuan. Jerman misalnya, membentuk Triple Alliance yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia untuk memperkuat diri menghadapi persekutuan Triple Entente dari Inggris, Perancis, dan Rusia. Dengan demikian, Perang Dunia 1 merupakan persaingan antara dua aliansi, yaitu Triple Alliance dan Triple Entante.

Sebab Khusus

Selain sebab-sebab umum di atas, Perang Dunia 1 meletus karena sebab khusus. Sebab khusus tersebut berakaitan dengan pembunuhan putra mahkota Austria bernama Franz Ferdinand pada 28 Juni 1914. Pembunuhan tersebut dilakukan oleh Gavrilo Principle di Sarajevo (ibu kota Bosnia Herzegovina). Gavrilo Principe ialah anggota gerakan nasionalis Slavia yang berpusat di Serbia. hal tersebut, berpengaruh besar dengan timbulnya pertentangan negara yang disusul dengan pernyataan perang. Satu bulan kemudian (28 Juli) penguasa Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia yang dianggap bertanggung jawab terhadap pembunuhan tersebut. 

Rusia yang merasa berkepentingan dengan kawasan Balkan, segara membantu Serbia. Rusa melakukan mobilisasi militer ke kawasan Austria-Hongaria dan Jerman. Pada 30 Juli, Rusia melakukan ultimatum terhadap Austria-Hongaria agar menarik pasukannya dari Serbia. Jerman yang sudah siap untuk perang, segera menyatakan perang terhadap Rusia pada 1 Agustus 1914. Sementara itu, sekutu dari Rusia, yaitu Inggris dan Prancis, juga menyatakan perang terhadap Jerman pada 4 Agustus. Dengan adanya ultimatum dan pernyataan-pernyataan perang dari satu negara terhadap negara lainnya, Perang Dunia 1 pun dimulai.

PROSES PERANG DUNIA I

Perang Dunia 1 berlangsung selama 4 tahun ditandai dengan serangan-serangan, baik di darat, laut, maupun udara. Perang tersebut terjadi di beberapa front, antara lain Front Barat, Front Timur, dan Fron Balkan di kawasan Eropa. Tidak semua negara terlibat dalam semua medan pertempuran, tetapi Jerman terlibat dalam semua Front. Pada Fron Barat misalnya, Jerman berhadapan dengan Belgia, Prancis, Belanda, dan Inggris. Di Front Timur, Jerman berhadapaan dengan Rusia. Sementara di Balkan, Jerman berhadapan dengan Inggris, Rusia, Rumania, dan Serbia. Pada tahun 1915, Italia mulai terlibat dalam Perang Dunia 1 dan berpihak kepada Inggris, Perancis, dan Rusia. Alasannya, Italia sedang bersaing dengan Austria-Hongaria mengenai wilayah Italia yang masih diduduki oleh kekaisaran tersebut.

Dalam Perang Dunai 1, Jerman melancarkan serangan secara frontal di darat. Jerman juga melancarkan perang kapal selam. Dalam aksi-aksinya, tidak jarang kapal dagang dan penumpang milik negara-negara Triple Entante dan negara-negara netral seperti Amerika Serikat juga ditenggelamkan. Amerika Serikat akhirnya terlibat, setelah ratusan warga sipilnya mati di kapal penumpang Inggris. Kapal tersebut bernama Lusitania, yang ditorpedo oleh kapal selam Jerman di Laut Celtik, Inggris, pada 7 Mei 1915. Amerika akhirnya mengumumkan perang terhadap Jerman pada 10 April 1917.

Bentuk dan Proses PERANG DUNIA I dapat dilihat dan disimak dari beberapa film seperti:

 1.  Gallipoli (1981) :  Gallipoli merupakan film rilisan tahun 1981 yang mengisahkan mengenai sekelompok pemuda asal Australia dari berbagai latar belakang yang menjadi anggota ANZAC untuk membantu Inggris dalam Perang Dunia I. Kemudian mereka dikirim ke Gallipoli untuk berperang menghadapi pasukan Ottoman yang kuat, di mana dijuluki sebagai Pertempuran Gallipoli. Film perang ini sudah dirilis pada tanggal 13 Agustus 1981, serta berhasil mendapatkan beberapa penghargaan di ajang AACTA Awards pada tahun 1981. 

2. War Horse (2011): Film War Horse yang berkisah tentang persahabatan antara manusia dan kuda, di mana berawal dari dijualnya kuda bernama Joey milik dari pemuda bernama Albert. Kemudian Albert pun juga ikut menjadi salah satu sukarelawan dalam Perang Dunia I, yang dikirim ke Perancis. Hingga berbagai petualangan mengiringi perjalanan Albert dan Joey dalam kejamnya peperangan besar tersebut. War Horse sudah ditayangkan sejak tanggal 25 Desember 2011Jeremy Irvine dan Emily Watson sebagai pemeran utamanya.

BERAKHIRNYA PERANG DUNIA I

Berakhirnya Perang Dunia I dimulai dengan serangan bertubi-tubi yang dilakukan Sekutu, membuat pihak Jerman dan negara-negara pendukungnya mengalamai kekalahan pada 1918. Adapun faktor-faktor penyebabnya, yaitu sebagai berikut:

  1. Bergabunganya Italia dengan Pihak Inggris, Rusia, dan Prancis (Sekutu) pada tahun 1915.
  2. Terlibatnya Amerika Serikat dalam perang yang memihak pihak Sekutu pada tahun 1917.
  3. Blokade-blokade Sekutu yang sangat ketat serta adanya pengorganisasian kekuatan yang lebih besar dengan pihak Amerika Serikat;
  4. Terjadnya gerakan sosial di dalam negeri Jerman dan Austria-Hongaria yang bosan dengan peperangan. Gerakan sosial tersebut melemahkan kekuatan Jerman dan Austria-Hongaria.

Setelah Jerman dan pendukungnya menyerah kepada Sekutu pada November 1918, negara-negara pemenang perang menyelenggarakan konferensi di Paris pada 28 Juni 1919. Konferensi tersebut dihadiri oleh 70 delegasi yang mewakili 27 negara pemenang. Perjanjian Paris yang ditandatangani di Versailles (Perjanjian Versailles) tersebut merupakan kunci bagi terciptanya perdamaian. Adapun isi Perjanjian Versailles yaitu sebagai beirkut:

  1. Koloni-koloni Jerman diserahkan kepada Inggris, Perancis, dan Jepang atas nama mandat Liga bangsa-Bangsa.
  2. Jerman menyerhakan wilayah Elsas dan Lotaringen kepada Perancis serta Eupen dan Malmedy kepada belgia.
  3. Daerah Saar berada di bawah mandat LBB selama 15 tahun.
  4. Jerman hanya boleh memiliki pasukan sebanyak 100.000 orang.
  5. Jerman harus mengganti kerugian perang sebesar 132 milyar Mark kepada negara-negara sekutu.
  6. Danzig menjadi kota merdeka di bawah mandat Liga Bangsa-Bangsa.
  7. Daerah Jerman sebelah barat Sungai Rhein diduduki Sekutu selama 15 tahun.

Perjanjian Versailles pada 28 Juni 1919 ditandatangani di Paris dengan membebankan rampasan perang pada Jerman. Perang Dunia 1 berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu. Diperkirakan, korban mati di kedua pihak mencapai 8.4 juta jiwa.