Macam Pengaruh Gaya Terhadap Gerakan Benda

By | December 3, 2020
Macam Pengaruh Gaya Terhadap Gerakan Benda

GAYA secara garis besar merupakan Bentuk tarikan atau dorongan dapat disebut sebagai gaya, gerakan atau hal-hal yang menyebabkan suatu benda bergerak atau berhenti dari gerakannya. Gaya adalah sebuah bentuk dari tarikan maupun dorongan yang dimana akan terjadi pada sebuah benda. Dari gaya ini sendiri akan mampu untuk memindahkan dan mengubahkan posisi baik itu gerak dan juga perubahan pada bentuk yang dimiliki oleh sebuah benda.

Macam Pengaruh Gaya Terhadap Gerakan Benda

Macam Pengaruh Gaya Terhadap Gerakan Benda

Gaya sendiri akan termasuk ke dalam sebuah besaran vektor yang dimana dikarenaukan dalam gaya sendiri akan memiliki nilai dan juga arahnya. Pada sebuah gaya akan dilakukan penulisan dengan cara menggunakan F atau force dan juga satuan pada gaya dalam satuan internasional yang dimana akan disebut sebagai newton yang disingkat dengan huruf N.

Baca juga : Cara Melakukan Gerakan Kayang Dengan Benar

Selanjutnya, dalam melakukan pengukuran dari gaya ini sendiri akan dapt dilakukan dengan cara menggunakan dinamomenter maupun neraca pegas.

Lima pengaruh gaya pada gerakan benda adalah:

  • Benda diam menjadi bergerak.
  • Mengubah arah gerak benda.
  • Benda bergerak menjadi diam.
  • Memperbesar kecepatan gerak benda.
  • Memperkecil kecepatan gerak benda

Macam Pengaruh Gaya Terhadap Gerakan Benda

Gaya Menggerakkan Benda Diam

Pertama, bayangkan di depan rumah kamu ada mobil baru yang dibeli orangtuamu. Kamu lalu minta ayahmu untuk pergi piknik ke taman kota. Sayangnya, begitu ayahmu duduk dan ingin menyalakan mesin, ia menyadari kalau bensin mobil itu kosong. Akhirnya, ayahmu keluar dan mendorong mobil tersebut sampai pom bensin yang kebetulan ada di seberang rumahmu. Nah, kegiatan memberikan gaya berupa “mendorong mobil” dari yang semula “diam” di garasi ke pom bensin itu berarti, gaya dapat menggerakkan benda yang diam.

Baca Juga : Pola Lantai Tari Saman Aceh

Gaya Menghentikan Benda Bergerak

Sesampainya di pom bensin, ayahmu akan menginjak pedal rem, sehingga mobil berhenti. Itu artinya, gaya yang diberikan dari kaki kepada pedal rem akan membuat sebuah benda yang sebelumnya bergerak menjadi berhenti.

Gaya Mengubah Kecepatan Benda

Tidak hanya menghentikan gerakan benda saja, dengan memberikan suatu gaya pada benda, kita juga bisa mengubah kecepatan gerak benda itu, lho. Ketika ayahmu mengendarai mobil, injakan kaki kepada pedal gas akan memberikan gaya kepada gerakan roda di bawah. Semakin dalam injakan pedal gas tersebut, tentu akan meningkatkan kecepatan si mobil, kan. Artinya, gaya dapat mengubah kecepatan suatu benda.

Baca Juga : Unsur Utama Dalam Tari Yang Wajib di Ketahui

Gaya Mengubah arah gerak benda

Kamu dan ayahmu masih di jalanan lengang. Dia terus menginjak pedal gas. Mobil dalam kecepatan tinggi. Tiba-tiba di depan ada seekor anak kucing melintas. Ayahmu lantas memutar setir ke kanan dengan cepat. Apa yang terjadi ketika setir mobil diputar? Bukan, setirnya bukan copot. Kan bukan mur. ayahmu memberikan gaya berupa “memutar setir mobil ke kanan”, yang membuat mobil tersebut akan berbelok ke arah kanan. Itu artinya, gerakan mobil yang semula lurus, akan “berubah” akibat adanya gaya dari putaran setir oleh ayahmu.

Gaya Mengubah bentuk benda

Karena belokan yang tiba-tiba tadi, tidak sengaja bagian bumper belakang mobilmu menabrak tempat sampah di pinggir jalan. Ayahmu menghentikan mobil. Kamu keluar dan melihat kalau saat ini, tempat sampah tersebut sudah rusak dan bagian tutupnya penyok. Itu artinya, gaya “tabrakan antara mobil dan tempat sampah” menyebabkan perubahan bentuk kepada tempat sampah. Dari yang semula berbentuk kotak menjadi penyok di bagian atas. Itu artinya, gaya dapat mengubah bentuk sebuah benda.

Baca Juga : Tari Zapin Berasal Dari Sejarah dan Asal Usul

Contoh aktivitas yang menunjukkan gaya yang berupa tarikan.

  • Menarik gerobak sampah
  • Membuka pintu
  • Menarik ember yang berisi air di sumur
  • Menarik meja
  • Menarik laci meja
  • Mengerek bendera

Gaya adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah arah benda, serta mengubah bentuk dan ukuran benda. Satuan gaya dalam SI adalah Newton. Berdasarkan kontak benda dengan gaya yang bekerja padanya, gaya dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh.

1. Gaya sentuh

Gaya sentuh adalah gaya yang dikerjakan dengan sentuhan atau kontak langsung dengan benda. Beberapa contoh gaya sentuh, yaitu gaya otot, gaya pegas, gaya gesek, dan gaya mesin.

Gaya otot ditimbulkan oleh otot manusia atau hewan. Contoh: kuda menarik delman, seseorang membuka pintu, tukang sampah menarik gerokan sampah, tukang bakso mendorong gerobak bakso, dsb.

Baca Juga : Tari Tortor Berasal Dari Daerah Sumatera Utara

Gaya pegas adalah gaya pemulihan akibat perapatan atau peregangan benda. Contoh: gaya pegas pada tali busur panah.

Gaya gesek ditimbulkan karena sentuhan antara dua permukaan benda. Contoh: gesekan roda dengan aspal, gesekan alas kaki dengan lantai.

Gaya mesin ditimbulkan oleh pembakaran oleh bahan bakar. Contoh: gaya yang dihasilkan mesin sepeda motor.

2. Gaya tak sentuh

Gaya tak sentuh adalah gaya yang dilakukan tanpa sentuhan atau kontak langsung dengan benda. Beberapa contoh gaya tak sentuh, yaitu: gaya magnet, gaya gravitasi, gaya listrik, dan gaya berat.

Gaya magnet dihasilkan oleh benda yang bersifat magnet. Gaya gravitasi ditimbulkan oleh benda untuk menarik benda lain ke arah pusat benda tersebut. Gaya listrik ditimbulkan oleh muatan-muatan listrik atau arus listrik. Gaya berat adalah gaya gravitasi yang bekerja pada sebuah benda.

Perbedaan gaya dan gerak adalah:

  • secara definisi, gaya adalah tarikan atau dorongan yang mempengaruhi keadaan suatu benda, sedangkan gerak adalah perubahan posisi sebuah benda.
  • gerak diakibatkan oleh adanya gaya, sedangkan gerak tidak mengakibatkan terjadinya gaya.

GAYA DAN GERAK

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang mempengaruhi keadaan benda. Alat pengukur gaya adalah dinamometer atau neraca pegas.

Benda dikatakan bergerak apabila terjadi perubahan posisi pada benda. Jadi, gerak adalah perubahan posisi suatu benda.

Baca Juga : Tari Gambyong Yang Berasal Dari Daerah Surakarta

Gaya mengakibatkan:

  • Benda diam menjadi bergerak, contoh bola ditendang.
  • Benda bergerak menjadi berubah arah, contoh bola yang bergerak ke gawang, ditendang ke arah yang berlawanan.
  • Benda bergerak menjadi diam, contoh bola yang bergerak ditangkap oleh penjaga gawang.
  • Perubahan bentuk dan volume benda, contoh kaleng soda yang diremas, volume berubah tidak seperti awal dan bentuknya pun berubah.

Jadi penyebab benda bergerak adalah gaya. Sementara gerak tidak akan menimbulkan gaya.

Ditanyakan:

Perbedaaan gaya dan gerak ?

Penjelasan:

Perbedaan gaya dan gerak adalah:

  • secara definisi, gaya adalah tarikan atau dorongan yang mempengaruhi keadaan suatu benda, sedangkan gerak adalah perubahan posisi sebuah benda.
  • gerak diakibatkan oleh adanya gaya, sedangkan gerak tidak mengakibatkan terjadinya gaya.