Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal Secara Umum

By | February 23, 2021
perbedaan pasar uang dan pasar modal,perbedaan pasar uang dan pasar modal brainly,persamaan pasar uang dan pasar modal,sebutkan tujuan pasar uang dan pasar modal,apa itu pasar modal,contoh pasar uang dan pasar modal,pasar uang adalah,perbedaan pasar uang dan pasar modal dalam bentuk tabel,perbedaan pasar uang dan pasar modal pdf

Pasar secara umum adalah tempat menjual barang maupun jasa secara langsung atau dengan sekema barter yang mengakibatkan terjadinya proses transaksi antara pembeli dan penjual. Pada jaman modern terdapat satu pasar lagi yang mempunyai bentuk  abstrak dimana tidak ada barang dan jasa yang diperdagangkan maupun diperjual belikan, namun di dalam pasar abstrak ini mengunakan modal atau bisa kita sebut uang yang yang biasanya kita gunakan sebagai alat tukar di pasar ini uang digunakan sebagai komoditas utama.

perbedaan pasar uang dan pasar modal,perbedaan pasar uang dan pasar modal brainly,persamaan pasar uang dan pasar modal,sebutkan tujuan pasar uang dan pasar modal,apa itu pasar modal,contoh pasar uang dan pasar modal,pasar uang adalah,perbedaan pasar uang dan pasar modal dalam bentuk tabel,perbedaan pasar uang dan pasar modal pdf

Pasar uang merupakan salah satu pasar yang saat ini ramai digunakan sebagai bahan transaksi hingga saat ini. Pasar uang atau pasar abstrak dianggap dapat memberikan keuntungan dengan cepat namun dengan resiko yang sangat besar. dalam pasar uang meliputi penjualan nilai mata uang antar negara yang cenderung tidak stabil.

Pengertian Pasar Uang

Pasar uang merupakan tempat pertemuan antara pemberi dana atau investor dengan calon konsumennya. Pertemuan sering dilakukan secara langsung atau dapat melalui perantara atau broker, saat ini banyak broker yang menawarkan jasa dengan memberikan kemudahan kepada para investor, namun dengan timbal balik harga yang di bawa oleh broker mempunyai nilai selisih lebih untuk broker itu sendiri.

Pasar uang saat ini muncul dikarenakan adanya  banyak transaksi permintaan terhadap  penawaran sejumlah dana( pinjaman, kredit, atau modal) atau surat-surat berharga jangka pendek seperti deposito, surat hutang Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito, Promissory Notes, Treasury Bills, Banker’s Acceptance, Commercial Pape, Call Money.

Fungsi Pasar Uang

Pasar uang tidak secara tiba tiba kalau tidak ada fungsi dan tujuan yang jelas. Secara umum fungsi dari pasar uang terdiri dari beberapa komponen:

  • Sumber Pembiayaan

Pasar ini ada sebagai salah satu sumber pembiayaan atau sebagai modal kerja dan investasi jangka pendek. Perusahaan yang ingin melakukan ekspansi usaha serta membutuhkan dana akan dengan mudah mendapatkan dana langsung dari pasar ini.

  • Fasilitator dan Mediator

Investor yang berasal dari luar negeri tentu butuh berbagai dokumen yang merepotkan kalau ingin menanamkan modal di Indonesia. Oleh karena itu banyak dari mereka yang menggunakan pasar uang untuk berinvestasi dan menyalurkan pinjaman jangka pendek kepada perusahaan di Indonesia.

  • Penghimpun Dana Masyarakat

Selain dari investor luar negeri, pasar uang juga menghimpun dana dari masyarakat lokal. Transaksi yang dilakukan masyarakat umumnya berupa perdagangan surat-surat berharga berjangka pendek.

  • Menawarkan Investasi pada Masyarakat

Pasar uang juga menawarkan pembelian Sertifikat Bank Indonesia (BI) dan serta Surat Berharga Pasar Uang langsung ke masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, imbal hasil bisa didapatkan.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Menurut sebagian besar orangpasar uang dan pasar modal adalah dua hal yang sama. Padahal dua hal ini sangat berbeda berbeda meski ada beberapa kemiripan.

  • Produk yang Diperjualbelikan

Produk yang diperjualbelikan berbeda antara dua pasar ini. Kalau pasar modal umumnya memperjualbelikan saham, obligasi, hingga reksadana. Sementara itu untuk pasar uang memperjualbelikan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito, Promissory Notes, hingga Treasury Bills.

  • Jangka Waktu

Jangka waktu pasar uang biasanya pendek dan kurang dari setahun. Beberapa ada yang beberapa bulan saja. Karena pasar ini banyak digunakan untuk pemberian dana untuk usaha, pengembalian juga berjalan cepat sesuai kesepakatan.

Pasar modal memiliki jangka panjang meski pada periode tertentu banyak pelakunya yang harus memutar dana untuk menjual atau membeli saham. Hal ini dilakukan untuk terus mendapatkan untung.

  • Otoritas 

Otoritas tertinggi dari pasar uang adalah BI (Bank Indonesia). Sementara itu untuk pasar modal kalau di Indonesia ada BEI (Bursa Efek Indonesia) di amerika ada Wall Street.

  • Risiko

Risiko untuk dua pasar(pasar modal dan pasar uang) sangat besar. Namun pasar uang lebih baik dan minim resiko karena bisa berjalan dengan modal yang kecil. dibalik itu itu untuk pasar saham, harganya bisa naik turun cenderung tidak stabil setiap hari dengan risiko yang didapatkan bisa besar.

Kesimpulan yang didapat adalah pasar uang merupakan pasar abstrak yang menjadi tempat bertemunya lender, customer, dan broker dalam satu tempat. Dana yang ada banyak digunakan sebagai modal usaha dan memberikan suplai dana secepatnya kepada perusahaan yang membutuhkan bantuan dana dari investor.

Pasar uang merupakan salah satu aplikasi untuk melakukan investasi yang banyak dilakukan masyarakat. Jika Anda tertarik untuk melakukan investasi hal utama yang harus anda lakukan adalah mempelajari semua hal yang berhubungan dengan pasar uang mulai dari keunggulan sampai risiko yang harus siap anda tanggung.