Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya

By | January 4, 2021
tabel perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan,perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan brainly,perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan beserta fungsinya,persamaan sel hewan dan sel tumbuhan,gambar sel hewan dan sel tumbuhan,5 perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan,perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan beserta bagian bagiannya,perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan pdf

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya, Perbedaan paling mendasar di antara kedua jenis sel tersebut adalah dinding sel. Sel tumbuhan memiliki dinding sel, sementara sel hewan tidak memiliki dinding sel.

Perbedaan mendasar ini berdampak kepada karakteristik dua makhluk hidup tersebut, misalnya terkait kemampuan gerak.

Tumbuhan hanya mampu membuat gerakan-gerakan kecil dan halus, sedangkan hewan bisa melakukan beragam gerakan dan aktif. Umumnya sel hewan memiliki bentuk dan ukuran yang lebih kecil dari sel tumbuhan. Sel hewan memiliki bentuk yang tidak tetap sedangkan pada sel tumbuhan cenderung memiliki bentuk yang tetap. Antara sel hewan dan sel tumbuhan pada kenyataannya memiliki perbedaan mendasar, seperti ada tidaknya dinding sel, plastida, serta sentriol.

Tabel Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

SelSel HewanSel Tumbuhan
Dinding SelTidak AdaAda (terbentuk dari selulosa)
BentukBulat (tidak beraturan)Persegi panjang
VakuolaSatu atau lebih vakuola kecil (jauh lebih kecil dari sel tumbuhan)Satu vakuola sentral besar yang mengambil hingga 90% volume sel.
SentriolAda di semua sel hewanHanya ada dalam bentuk tumbuhan yang lebih rendah (misalnya chlamydomonas)
KloroplasTidak adaSel tumbuhan memiliki kloroplas untuk membuat makanannya sendiri.
PlastidaTidak adaAda
Membran PlasmaHanya ada membran selAda dinding sel dan membran Sel
LisosomLisosom terjadi di sitoplasmaLisosom biasanya tidak terlihat.
SiliaAdaSebagian besar sel tumbuhan tidak mengandung silia.

Sel memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga untuk dapat melihatnya membutuhkan bantuan mikroskop. Sel hewan dan sel tumbuhan apabila diamati dengan mikroskop cahaya akan terlihat sama. Namun apabila diamati dengan mikroskop elektron antara sel hewan dan sel tumbuhan memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Pengertian Sel Hewan

Sel hewan memiliki berbagai komponen termasuk organel-organel sel yang dibatasi oleh membran. Pada sel hewan organel yang biasanya paling menonjol adalah nukleus. Aktivitas metabolisme sel sebagian besar terjadi dalam sitoplasma. Sitoplasma mengandung banyak organel serta komponen sel lain yang tertanam dalam medium semi cair.

Pengertian Sel Tumbuhan

Sebagian besar ciri yang ada dalam sel hewan juga terdapat dalam sel tumbuhan, pada sel tumbuhan memiliki organel yang disebut plastida. Untuk jenis plastida terpenting yang harus  ada dalam sel tumbuhan adalah kloroplas yang dapat melaksanakan fotosintesis. Kebanyakan dari sel tumbuhan memiliki vakuola sentral yang besar.

Organel Sel yang Tidak Dimiliki oleh Sel Tumbuhan

1. Sentriol

Sentriol adalah salah satu bagian organel sel yang merupakan struktur berbentuk tabung dengan lubang di bagian tengahnya.

Bagian organel sel ini tersusun dari protein mikrotubulus yang memiliki peran dalam mengatur polaritas pembelahan sel, pembentukan silia dan flagela, serta pemisahan kromosom saat pembelahan.

Protein mikrotubulus yang menyusun sentriol berbentuk seperti benang jala atau juga disebut sebagai benang spindel.

Benang spindel tampak berdekatan dengan kromosom selama pembelahan sel, meiosis dan mitosis.

2. Vakuola

Vakuola merupakan organel sel yang dibungkus oleh membran sel yang paling besar. Jika diamati menggunakan mikroskop, bentuknya seperti ruang kosong yang tembus pandang.

Organel sel ini ditemukan di beberapa jenis hewan bersel satu, seperti amoeba dan paramecium.

Di dalam paramecium ada dua jenis vakuola, yakni:

  • Vakuola Kontraktil (Vakuola Berdenyut), perannya untuk menjaga tekanan osmotik sitoplasma.
  • Vakuola Non-Kontraktil (Vakuola Tidak Berdenyut), perannya untuk mencerna makanan.

 

Organel Sel yang tidak Dimiliki oleh Sel Hewan

1. Dinding sel

Dinding sel merupakan bagian sel yang terletak di bagian paling luar, fungsinya sebagai pelindung dan penunjang sel.

Dinding sel memiliki sifat kaku dan keras yang tersusun dari selulosa, pektin, dan hemiselulosa.

Dinding sel ini terdiri dari dua jenis, yakni:

  • Dinding Sel Primer, terbentuk saat terjadinya pembelahan sel
  • Dinding Sel Sekunder, terbentuk saat terjadinya penebalan dinding sel

2. Plastida

Plastida merupakan organel sel sangat dinamis dan mampu membelah. Organel ini tumbuh dan  berdiferensiasi menjadi berbagai bentuk.

Plastida terdiri dari tiga jenis, yakni:

  • Kloroplas

Kloroplas adalah plastida yang menghasilkan warna hijau daun, mengandung klorofil, dan memiliki peran penting dalam proses fotosintesis.

  • Kromoplas

Kromoplas adalah plastida yang memberi warna di luar proses fotosintesis, seperti pigmen kuning, merah, dan sebagainya.

  • Leukoplas

Leukoplas adalah adalah plastida yang tidak memiliki warna atau berwarna putih dan umumnya ditemukan pada jenis tanaman yang tidak terpapar sinar matahari.

 

Penjelasan perbandingan antara sel hewan dan sel tumbuhan

1. Dinding sel

Perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan adalah bahwa sebagian besar sel hewan berbentuk bulat sedangkan sebagian besar sel tumbuhan berbentuk persegi panjang.

Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku yang mengelilingi membran sel. Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Saat melihat di bawah mikroskop, dinding sel merupakan cara mudah untuk membedakan antara sel hewan dan tumbuhan.

2. Vakuola

Sel hewan memiliki satu atau lebih vakuola kecil sedangkan sel tumbuhan memiliki satu vakuola sentral besar yang dapat mengambil hingga 90% volume sel.

Pada sel tumbuhan, vakuola berfungsi untuk menyimpan air dan menjaga turgiditas sel. Vakuola dalam sel hewan menyimpan air, ion, dan limbah.

3. Sentriol

Semua sel hewan memiliki sentriol sedangkan hanya beberapa bentuk tumbuhan yang lebih rendah yang memiliki sentriol di selnya (misalnya, gamet jantan dari karofit, lumut, tumbuhan vaskular tanpa biji, sikas, dan ginkgo).

4. Kloroplas

Tumbuhan adalah autotrof, yaitu menghasilkan energi dari sinar matahari melalui proses fotosintesis, di mana mereka menggunakan organel sel yang disebut kloroplas.

Sel hewan tidak memiliki kloroplas. Dalam sel hewan, energi dihasilkan dari makanan (glukosa) melalui proses respirasi sel. Pada sel hewan, proses respirasi seluler terjadi di mitokondria. Namun, sel tumbuhan juga mengandung mitokondria.

5. Plastida

Sel plastida hanya ditemukan pada tumbuhan dan beberapa parasit. Plastida menyediakan metabolisme esensial untuk tumbuhan dalam melakukan proses fotosintesis dalam kloroplas.

Namun, peran plastida tidak hanya terbatas dalam memproduksi metabolit. Plastida mempengaruhi banyak aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman melalui biogenesis dan aktivitas metabolisme lainnya.

6. Membran Plasma

Membran plasma atau yang  juga disebut membran sel, adalah membran yang terdapat di semua sel yang memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan luar. Pada sel bakteri dan tumbuhan, dinding sel melekat pada membran plasma pada permukaan luarnya.

Membran plasma terdiri dari lapisan ganda lipid yang semipermeabel. Membran plasma berfungsi untuk mengatur pengangkutan material yang masuk dan keluar sel.

7. Lisosom

Lisosom adalah vesikula bola yang terikat membran yang mengandung enzim hidrolitik yang dapat memecah berbagai jenis biomolekul. Ini terlibat dalam proses sel, seperti sekresi, perbaikan membran plasma, pensinyalan sel, dan metabolisme energi.

Sel hewan memiliki lisosom yang jelas. Sementara itu, terdapat perdebatan tentang lisosom pada tumbuhan karena lisosom tidak terlihat secara jelas.

8. Silia

Silia adalah pelengkap seluler motil yang ditemukan di sebagian besar mikroorganisme dan hewan, tetapi tidak pada tumbuhan tingkat tinggi.

Dalam organisme multiseluler, silia berfungsi untuk memindahkan sel atau sekelompok sel atau membantu mengangkut cairan melawati sel tersebut.

Perbedaan Paling Menonjol Antara Sel Hewan dan Tumbuhan

Sel HewanSel Tumbuhan
Tidak memiliki dinding selMemiliki dinding sel
Vakuola berukuran kecilVakuola berukuran besar
Memiliki sentriolTidak memiliki sentriol
Tidak memiliki plastidaMemiliki plastida (kloroplas, kromoplas, leukoplas)