Tips menjahit | Contoh Benang | Jenis Pola

By | April 21, 2020
pengertian benang obras, pola lengan payung, arti haskar, pola daster midi, pola celana pria pdf, pola baju bayi baru lahir, cara membuat pecah pola bolero, pola lengan terompet pendek, CARA MEMBUAT POLA DASAR LENGAN, Pola Dasar lengan, CONTOH POLA CELANA PRIA GEMUK, Cara Membuat Pola Baju Bolero Dengan Mudah,

Tips menjahit | Contoh Benang | Jenis Pola – Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang, pepagan, dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Orang yang bekerja menjahit pakaian disebut penjahit. Penjahit pakaian pria disebut tailor, sedangkan penjahit pakaian wanita disebut modiste.

pengertian benang obras

Benang obras merupakan jenis benang yang biasa dipakai untuk merapikan tepi kain agar lebih rapi dan benangnya tidak terurai. Dibandingkan dengan benang jahit ukuran benang obras ini biasanya lebih halus. Untuk jenisnya sendiri benang yang biasa digunakan untuk mengobras kampuh pakaian yaitu berupa benang poliester.

pengertian benang obras, pola lengan payung, arti haskar, pola daster midi, pola celana pria pdf, pola baju bayi baru lahir, cara membuat pecah pola bolero, pola lengan terompet pendek, CARA MEMBUAT POLA DASAR LENGAN, Pola Dasar lengan, CONTOH POLA CELANA PRIA GEMUK, Cara Membuat Pola Baju Bolero Dengan Mudah,

arti haskar

Haskar Merupakan singkatan dari Hasil Karya bentuk dari haskar bisa berupa pakaian yang sudah jadi hasil dari sebuah pemikiran dan pembuatan yang orisinil.

pola merupakan

Pola adalah bentuk atau model yang memiliki keteraturan, baik dalam desain maupun gagasan abstrak. Pola dapat dipakai untuk menghasilkan sesuatu atau bagian dari sesuatu, contoh dalam dunia desain adalah seperti kertas dinding dan corak kain, di dunia jahit pola ada suatu contoh model pakaian atau busana yang terperinci.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Aki Kering || Aki Drop || Aki Lemah

di bawah ini beberapa pola yang sering di pakai di Dunia Jahit:

Cara Membuat Pola Praktis

Ukuran yang kita perlukan adalah :
1. Lingkar badan = ukur keliling badan di bawah ketiak melewati puncak dada
2. Lingkar pinggang = ukur keliling pinggang
3. Lingkar pinggul = ukur keliling bagian pinggul paling besar
4. Lebar bahu = ukur dari ujung bahu kanan ke ujung bahu kiri
5. Panjang baju = ukur panjang baju dari ujung bahu dekat leher sampai bawah sesuai keinginan
6. Panjang lengan = ukur dari ujung bahu sampai batas lengan yg kita inginkan
7. Tinggi punggung = ukur dari tengkuk sampai pinggang
Untuk tinggi punggung saya buat ukuran secara umum yaitu
Untuk ukuran kecil 38 cm
Untuk ukuran besar 40 cm

Tahap-tahap membuat pola dasar

1. Buat pola bentuk kotak dengan ukuran seperti tertulis
Pola badan kita buat 1/4 pola, makanya saya tulis 1/4 lebar badan

2. Masukan ukuran ke dalam pola dibawah

3. Membuat pola belakang cukup kita jiplak dari pola depan, kemudian kita modifikasi sedikit

4. Hasil jadi pola

5. Membuat pola lengan

Contoh pola praktis dress panjang / gamis

Pola Dasar Lengan

Ukuran Yang Diperlukan
1). Lingkar kerung lengan = 40cm (diukur dari pola badan)
2). Tinggi puncak lengan = 12 cm
3). Panjang lengan = 24 cm
Keterangan pola lengan
Menggambar pola lengan dimulai dai titik A yang merupakan puncak lengan.
A – B = panjang lengan.
A – C = ukuran tinggi puncak lengan, buat garis sampai ke titik D dan E, setelah diukur dari titik A ½ lingkar kerung lengan yang ukurannya bertemu dengan garis dari tititk C.
Buat garis putus-putus (garis bantu) dari A ke D dan dari A ke E.
Garis bantu dari A ke D dan A ke E dibagi tiga. 1/3 dari A ke D
diberi titik A1 dan dari A ke E dinamakan titik A2.
A1 – A4 = A2 – A3 = 1,5 cm.
Titik D1 = 1/3 D – A
D ke D1 dibagi dua dinamakan titik D2.
D2 – D3 = 0,5 cm.
Hubungkan A dengan A4 dengan D1, D3 dan D seperti gambar (lingkar kerung lengan bagian muka).
Hubungkan A dengan A3 dan E seperti gambar (lingkar kerung lengan bagian belakang).
G – G1 = E1 – E2 = 1,5 cm.
Hubungkan E dengan E2 (sisi lengan bagian belakang), dan D dengan G seperti gambar (sisi lengan bagian muka)

CONTOH POLA CELANA PRIA GEMUK DAN NORMAL

  • Panjang celana, diukur dari pinggang sampai panjang yang diinginkan.
  • Lingkar pinggang, diukur sekeliling pinggang.
  • Lingkar pesak, diukur dari batas pinggang belakang, melalui selangkangan menuju garis pinggang bagian muka.
  • Lingkar paha, diukur sekeliling paha terbesar
  • Lingkar panggul, diukur sekeliling panggul terbesar.
  • Lingkar ujung kaki celana, diukur sekeliling kaki celana sesuai dengan model.
  • Panjang lutut, diukur dari pinggang sampai batas lutut.
  • Lingkar Lutut, diukur sekeliling lutut sesuai dengan keinginan.
Keterangan menggambar celana pria
Pola bagian muka
Ambil titik A, buat garis mendatar dan garis tegak lurus.
A – C = panjang celana.
A – B = 1/3 lingkar pesak ditambah 5 cm
Buat garis datar kekiri dan kekanan.
B – D = B – E yaitu ¼ lingkar paha dikurangi 4 cm
(ukuran E ke D adalah ½ lingkar paha dikurang 4 cm).
D – F = F – G yaitu 3 cm,
Buat garis vertikal dinamakan titik H (buat garis antu).
H – I = 1 cm,
Hubungkan titik I – G dengan garis lurus terus ke D dengan garis melengkung.
I – N = ¼ lingkar pinggang ditambah 4 cm untuk kup.
I – Y = 1/10 lingkar pinggang.
Y – K = L – M yaitu 2 cm.
K – L = 3 cm.
N – O = 3 cm.
O – P = 13 cm,
Hubungkan O ke P dengan garis lurus (untuk saku samping).
A – Q = ukuran panjang lutut.
Q – R = Q – S yaitu 1/4 lingkar lutut dikurang 2 cm
(R ke S adalah ½ lingkar lutut).
C – C1 = C – C2 yaitu ¼ lingkar kaki dikurang 2 cm
(C1 ke C2 adalah ½ lingkar ujung kaki celana).
H – H1 = 4 cm.
I – I1 = 18 cm.
Hubungkan H1 dengan I1 seperti gambar.
Hubungkan N dengan C2 melewati titik E dan S seperti gambar, dan
hubungkan D dengan C1 melewati titik R.

Pola bagian belakang.
Pola celana bahagian belakang di buat berdasarkan pola bagian muka, caranya sebagai berikut :
Pindahkan pola celana bagian muka bersamaan dengan tanda-tanda pola. Garis sisi celana bagian pinggang diberi nama titik A.
A – C = ¼ lingkar pinggang ditambah 2 cm untuk kupnat.
Hubungkan A dengan C, dengan membentuk sudut siku pada garis A ke C dan A ke E.
Titik B = ½ A – B.
B – B1 = 2 cm.
D – E = 5 cm,
Buat garis datar kekanan melewati pola bagian muka.
E – F ditambah E – H = ½ lingkar panggul.
I – Y = 8 cm,
Hubungkan titik C ke H dengan garis lurus, terus ke Y dengan garis melengkung.
K – M = L – N yaitu 4 cm.
Hubungkan titik Y ke M dengan garis melengkung, terus ke titik N dengan garis lurus seperti gambar.

Cara Membuat Pola Baju Bolero Dengan Mudah

Cara Membuat Pola Baju Bolero Dengan Mudah

Ukuran yang dibutuhkan untuk membuat Pola Bolero adalah : Panjang Bolero, Lingkar Badan, Panjang Punggung, Tinggi Pinggang, Lingkar Pinggang, Lingkar Pinggul, Panjang Siku, Lingkar Siku, Panjang Lengan, dan  Lingkar Lengan.
Baju Bolero "cara membuat pola baju bolero dengan mudah"
Baju Boero
Itulah beberapa hal yang perlu diambil ukurannya ketika akan membuat pola Bolero. Pola di bawah ini adalah pola yang sering dipakai oleh temen-temen penjahit, silakan menyimak dengan rileks…

Pola Depan

Pola depan baju bolero "cara membuat pola baju bolero dengan mudah"
Pola Depan Baju Bolero

Keterangan Pola Depan

A1-A5 = 1/5 Panjang Punggung + 1,5cm

A5-A7 = 9cm garis siku
A-A4 = 1/5 Panjang Punggung
A4-R = 5cm
R-R1 = 7-8cm
D-M = 2cm
C-M1 = 2cm
F-F2 = 2cm
A5-A6 = 4cm

Pola Belakang

Pola belakang baju bolero "cara membuat pola baju bolero dengan mudah"
Pola Belakang Baju Bolero

Keterangan Pola Belakang

A-C = Panjang Bolero
C-F = 3cm (buat Lipatan)
A-B = 1/4 Lingkar Badan + 3cm
A-D = Tingi Pinggang
A-A1 = 1/5 Panjang Punggung
A-A2 = 1/2 Panjang Punggung
A2-A3 = 3cm
B-B1 = 1/4 Lingkar Badan + 2cm
D-D1 = 1/4 Lingkar Pinggang + 3,5cm
C-C1 = 1/4 Lingkar Pinggul + 3cm
C1-F1 = C-F = 3cm
D-D2 = 1/2D-D1
X-X1 = 14-20cm (buat Sekengan)

Pola Lengan

Pola lengan baju bolero "cara membuat pola  baju bolero dengan mudah"
Pola Lengan Baju Bolero

Keterangan Pola Lengan

A-B = 1/5 Lingkar Badan + 2cm
A-A1 = Panjang Siku
A-A2 = Panjang Lengan + 1cm
A2-A3 = 4cm untuk Lipatan
B-B1 = 1/8 Lingkar Badan
A1-c = Lingkar Siku + 1cm
A2-C1 = Lingakar Lengan + 1cm
C1-C2 = A2-A3 = 4cm
Demikian pembahasan sederhana tentang Tips menjahit | Contoh Benang | Jenis Pola semoga bermanfaat.